previous arrow
next arrow
Slider

Tangan TUHAN yang membawa kemenangan atas ilmu santet

Shalom saudara saudari yang terkasih dalam TUHAN YESUS, TUHAN kita, Pencipta Langit dan Bumi, Perkenalkan saya Adhi. Melalui Ketikan saya ini, saya ingin menyaksikan betapa dahsyatnya TUHAN itu, dengan cara yang ajaib DIA menolong hidup saya, yang mungkin terdengar aneh, tetapi ini semua adalah kejadian nyata. Karena saya yang mengalami semua ini dan saya rasa tidak adil kalau saya menyimpan semua kebaikan TUHAN itu sendiri. Oleh karena itu akan saya bagikan kesaksian hidup saya bersama TUHAN YESUS bagaimana DIA mempertemukan HambaNYA Pdt Then Rudy (Mahanaim Team) untuk membebaskan saya dari Kuasa santet yang saya alami selama lebih dari 2 (dua) tahun. Kesaksian ini benar adanya tidak ada yang saya lebihkan atau kurangkan. Ini kesaksian saya.

Saya Adhi bekerja pada salah satu perusahaan tambang batu split (andesit) yang berlokasi di Desa Margasari, Kecamatan Pulo Ampel, Kab. Serang-Banten. Seiring dengan tugas dan tanggung jawab dalam pekerjaan yang saya jalankan, begitu banyak kejadian-kejadian aneh di luar akal sehat saya yang saya alami, yang saya sendiri tidak mengerti itu apa. Ada begitu banyak barang-barang gaib seperti besi, paku, logam, dan masih banyak barang” lain yang ada dalam tubuh saya dan itu keluar dari dalamnya. Teman-teman saya mengatakan itu santet. Awal saya tidak percaya karena saya seorang Kristen. Tapi ke-tidak kepercayaan itu lama-lama sirna. Saya mulai percaya saya disantet. 2 (Dua) tahun lebih barang-barang gaib itu terus keluar dari tubuh saya. Rasa sakit yang amat sangat saya rasakan setiap waktu ketika barang itu keluar dari tubuh saya.

Banyak barang-barang gaib yang dikirim ke dalam tubuh saya dengan ilmu santet ataupun sejenisnya antara lain berupa:

  1. Benda-2 logam seperti : Rantai, Paku pengait jendela, benda-2 logam lainnya dgn berbagai bentuk, payet, plat seng tipis dengan warna merah seperti kertas krep berwarna, yang semuanya di kirim di bagian dada sebelah kanan
  2. Binatang Lipan yang dikirim pada bagian dada sebelah kanan
  3. Logam-2 berbagai bentuk & ukuran serta bebatuan kecil yang dikirim ke bagian punggung belakang sisi kanan
  4. Benda-2 logam yang dikirim pada bagian pinggang sebelah kanan
  5. Lambung yang di-ikat dengan segumpal rambut
  6. Benda-benda spt pecahan uang logam pada bag leher dan juga pada bagian belakangnya

Awalnya Benda-benda gaib tersebut pernah dilepaskan atau diangkat oleh seorang Hamba Tuhan dari Solo. Beliau selalu melayani di Jakarta setiap tgl 20 sampai dengan akhir bulan. Hamba Tuhan tsb menolong saya melepaskan barang-barang gaib dari tubuh saya, dan saya rasakan kelepasan itu ketika bersama Hamba TUHAN tsb, akan tetapi baru saja saya keluar dari tempat pelayanan-nya, barang gaib itu sudah dikirim kembali oleh sang dukun tersebut kedalam tubuh saya dan terus berlangsung seperti itu.

Rute-nya adalah Ketika ada Hamba TUHAN tersebut, saya dibebaskan, merasa lebih baik sesaat, ketika saya keluar dari tempat pelayanan nya, barang itu sudah masuk lagi ke dalam tubuh saya. Dikeluarkan lalu dikirim lagi , terus menerus sama seperti itu selama 2 (dua) tahun. Adapun proses kerjanya adalah barang tersebut masuk melalui jempol kiri atau kanan pada kaki saya, karena saya merasakan sakit pada daerah tsb pada saat barang itu dikirim ke dalam tubuh saya.

Ketika sakit itu saya rasakan maka dapat di-pasti-kan barang gaib itu sudah masuk ke dalam tubuh saya sesuai bagian yang dituju oleh sang dukun. Kiriman tidak mengenal waktu, datangnya bisa pagi, siang, sore atapun di malam hari. Ketika barang  gaib tersebut diangkat keluar oleh Hamba TUHAN itu pada tiap akhir bulan, saya harus menunggu sebulan kembali untuk saya datang dan dilepasan-kan kembali, sehingga dada sebelah kanan saya terasa sakit bahkan sudah sampai menahun. Dalam artian bekasnya terasa sakit terus menerus khususnya pada bagian dada sebelah kanan. Pada saat dilepaskan, barang gaib yang paling sakit dibanding benda logam lain nya adalah binatang lipan, karena binatang tsb pada saat duduk/masuk ke dalam tubuh khususnya pada dada sebelah kanan saya, maka terasa binatang itu berjalan dan seperti menyedot-nyedot.

 Setelah berlangsung terus menerus hampir kurang 1.5 tahun, saya mulai merasa putus karena yang mengirim bukan hanya dari satu dukun, tetapi sampai dengan 3 dukun. Saya berdoa setiap hari dengan tetesan air mata memohon kepada Tuhan untuk dibebaskan dan berharap Tuhan selesaikan, tetapi tak kunjung ada jawaban dari Tuhan. Ketika putus asa dan pikiran semakin kacau, saya mulai mencari dan memakai jasa paranormal yang cukup terkenal bahkan sayapun sampai terbang ke suatu tempat dimana paranormal tersebut berada. Saya ceritakan semua nya kepada paranormal tsb. Dan setelah selesai saya ceritakan saya pulang ke tempat asal saya dan paranormal tsb berjanji akan membantu saya agar terbebas dari serangan santet yang selama ini menyerang saya. Saya pun berkorban 1 (satu) ekor sapi untuk paranormal itu berharap agar saya dapat terbebas dari santet ini.

Pada saat saya berobat jarak jauh dengan sang paranormal tsb, cara kerjanya adalah bahwa paranormal tsb berperang secara gaib di alam roh melawan dukun yang menyerang saya itu selama berhari-hari hingga akhirnya tercapai kesepatan damai. Dukun santet itu meminta 1 (satu) ekor sapi untuk dipersembahkan kepadanya. Total sudah 2 (dua) sapi yang saya korbankan. Santetpun berhenti sesaat selama satu minggu dan itu terulang kembali. Kali ini dengan menusuk-nusuk seluruh tubuh saya dan sepertinya dengan menggunakan Ilmu Voodo. Datangnya tusukan itu tidak mengenal waktu dan sungguh amat sangat menggangu dalam aktivitas pekerjaan saya dan kondisi sungguh tidak nyaman.

 Setelah sekian lama tidak kunjung sembuh, saya tidak lagi berkomunikasi dengan sang paranormal tsb. Saya men-cerita-kan kejadian yang saya alami ini dengan adik laki-laki saya dan dia mengatakan bahwa dia kenal dengan salah satu dukun yang hebat di Jakarta. Adik saya menelpon langsung dan sang paranormal tersebut sanggup menyelesaikan masalah santet saya ini dan saya dikasih No. HP paranormal tsb.

Pada satu malam saya menghubungi sang Paranormal yang di Jakarta tsb dan dia mengatakan bahwa kondisi saya sudah sangat berbahaya serta di rumah sudah ada kiriman barang-2 gaib dari dukun santet tsb. Pada saat itu kalau tidak salah di hari Rabu tgl 04 Jan 2017 dan saya sudah confirm kalau saya akan datang ke rumah paranormal tsb dan saya katakan bahwa perjalanan saya jauh sehingga tiba disana bisa larut malam, beliau menjawab akan saya tunggu.

Sebelum saya berangkat ke rumah paranormal tsb, tiba-tiba tuntunan Tuhan terjadi ketika saya sedang menelpon istri saya. Istri saya mengatakan bahwa dia kenal dengan Sdr. Sam, salah seorang anggota Mahanaim Team. Istri saya menceritakan semua pembicaraan dia dengan Sdr. Sam kepada saya. Entah kenapa ada satu dorongan yang sangat kuat untuk saya mau dilayani dengan Sdr. Sam dan saya bilang suruh beliau datang ke rumah malam ini juga dan saya langsung pulang dari cilegon ke rumah.

Saya-pun tiba larut malam. Sdr Sam sudah menunggu lalu kami berbincang-bincang mengenai apa yang saya alami saat ini dan Sdr. Sam mau menolong saya. Pada malam itu sebenarnya saya sdh janji dengan sang paranormal tsb, tetapi atas tuntunan Tuhan saya memilih untuk dilayani oleh Sdr. Sam.

Selanjutnya saya datang ke Worship Mahanaim Team pada hari Sabtu sesuai dengan perjanjian saya dengan Sdr.Sam. Disana saya mendengar kotbah dari Pak Rudy, menyembah dan memohon ampun sama TUHAN karena saya sudah menduka-kan hati Tuhan dengan pergi ke paranormal. Setelah acara kebaktian selesai, saya langsung menuju ke Pak Rudy, saya ceritakan kembali permasalahan yang saya alami. Dan Pak Rudy memutuskan untuk datang ke rumah saya keesokan harinya bersama dengan para team-nya.

Keesokan harinya tepatnya di hari minggu sore kami dilayani oleh Bpk Pdt Rudy bersama sebagian team Mahanaim yang datang ke rumah saya untuk dilakukan pembersihan dan juga pelepasan atau yang Team Mahanaim sebut adalah peperangan. Peperangan melawan dukun santet melalui Dunia Roh.  Cara yang dilakukan mereka ( Team Mahanaim) adalah cara yang baru pertama kali saya lihat, yaitu dengan berkumpul membentuk satu lingkaran, dengan Pak Rudi di tengah, di pusat lingkaran sebagai Komando dan diseberang nya ada Pak Agus, selaku pelihat atau yang biasa disebut Pemantau. Dengan posisi ber-lutut dan satu telapak tangan menempel pada daratan. Di tengah-tengah peperangan saya mendengar Pak Rudi berbicara kepada sang dukun melalui perantara Pak Agus. Awam memang saya melihatnya tetapi yang saya rasakan ini adalah memang sebuah peperangan yang sesungguhnya. Kemudian mereka semua menepak-kan telapak tangan ke daratan secara bersamaan, diangkat dan ditepak-kan kembali ke daratan. Begitu seterusnya sampai mereka semua berhenti sesuai aba-aba dari Pak Agus.

Setelah selesai saya ada sedikit waktu berbincang-bincang dengan Pdt Rudy dan istrinya dengan mengungkapkan kepedihan dan penderitaan yang saya alami selama ini dengan meneteskan air mata dan saya katakan saya ingin bebas dari masalah santet yang mendera hidup saya ini. Pak Rudi memberikan masukan dan nasehat untuk saya dan istri.

Setelah kejadian itu, nasehat dan masukan dari Pak Rudi tetap saya pegang. Tiap selasa dan Sabtu saya selalu datang ke Worship Mahanim di kawasan Jakarta Barat. Di tempat ini lah saya mengalami pelepasan dan didoakan terus menerus hingga pemulihan demi pemulihan terjadi.

 Dalam pemulihan tersebut serangan memang terus masih berlangsung dan ketika tusukan ke seluruh tubuh dilepaskan maka berganti lagi sang dukun baru dengan cara kiriman menggunakan mantra-mantra sehingga di tubuh terasa seperti di gigit semut merah yang menyengat tembus ke dalam dan terasa gatal. Semua Itu berlangsung kalau tidak salah sampai 6 (enam) dukun yang berbeda secara terus menerus. Akan tetapi di dalam proses pemulihan tersebut, intensitas semakin berkurang dan rasa gigitan semakin menipis dalam artian hanya terasa sedikit di kulit dan tidak lagi tembus ke dalam seperti yang dahulu saya rasakan. Benda-benda yang masih tersisa didalam tubuh-pun masih terus dilakukan pelepasan setiap minggunya. Yang dahulu saya rasakan sakit seperti tusukan pada jempol kaki saya, kini saya rasakan tidak terlalu sakit lagi, hanya seperti gigitan tipis pada semut saja. Tapi saya sadar, dukun tsb masih terus menerus mencari celah agar serangan nya dapat masuk seperti dahulu lagi, dengan tepat mengenai saya tanpa ada perlindungan dari TUHAN.

Puji Tuhan kondisi saya saat ini terus semakin membaik, saya terus meminta Tuhan untuk terus diberikan urapan kuasaNya, diberikan kekuatan sehingga saya boleh memiliki proteksi yang terus bertambah-tambah dari Tuhan sehingga tidak ada lagi celah yang dapat ditembus oleh kuasa apa-pun yang ada di dalam dunia. Dan ketika ada yang bertanya apakah yang sekarang saya rasakan? Untuk sekarang saya menjawab, masih ada serangan itu dan saya masih merasakan nya tetapi tidak seperti dahulu, kini saya hanya sedikit merasakan serangan itu berupa sekelebatan di bagian kening saya, seperti ada yang menggetarkan kening saya dan agak gatal. Tapi saya yakin itu akan hilang ke depan nya jika saya tetap berfokus pada TUHAN YESUS dan tidak lagi berpaling dari padaNYA.

Setalah beberapa minggu kedepan setelah saya sudah sering datang Ke Gereja Mahanaim, saya datang kembali ke tempat Hamba Tuhan dari Solo tsb karena memang jadwal beliau datang ke Jakarta. Disana saya diperiksa kembali, tubuh saya dipegang kembali dari atas ke bawah dan ke atas lagi. Sebuah kabar baik saya dengar dari beliau. Hamba Tuhan itu berkata bahwa beliau sudah tidak dapat lagi mendeteksi barang gaib yang ada di tubuh saya. Aura nya sudah sangat melemah sehingga beliau tidak dapat lagi mendeteksinya. Dan yang beliau rasakan di tubuh saya adalah seperti sebuah balutan urapan yang membungkus tubuh saya, seperti ada sebuah urapan penyembahan di roh saya. Saya ceritakan semuanya kepada beliau bahwa saya sudah dilayani oleh Gereja Mahanaim Team. Beliau berdiam sejenak kemudian mengatakan sesuatu kepada saya bahwa saya disarankan untuk meneruskan kebaktian di sana, di Gereja Mahanaim, dikarenakan Pujian Penyembahan di sana dapat menyembuhkan saya sepenuhnya.

Biarlah kesaksian yang saya sampaikan ini boleh menjadi berkat bagi banyak orang. Ketika diri kita dijahati oleh orang lain, tetaplah kita berpeluk pada kebaikan. Karena seperti yang saya alami, kejahatan itu tidak pernah menang jika dibalas dengan kejahatan, tapi itu akan dikalahkan dengan kebaikan. Tetaplah menyembah TUHAN dalam Roh dan Kebenaran, karena Tangan NYA selalu terbuka untuk kita yang berharap kepadaNYA. Kesakitan menahun yang pernah saya alami tidaklah berarti jika kita tahu ke depan nya bahwa saya akan didewasakan secara rohani oleh TUHAN melalui Hambanya, Pak Then Rudi, Mahanaim Team.

Kiranya Tuhan YESUS terus memakai hambanya Bpk Pdt Rudy dan rekan-rekan dari Mahanaim Team secara dahsyat dan luar biasa untuk menyelamatkan jiwa-jiwa yang terperangkap dalam kuasa kegelapan seperti yang saya alami sebelumnya.

Terima kasih Tuhan Yesus, terima kasih Bpk Pdt Rudy dan rekan-2 dari Mahanaim Team yang sudah dengan setia melayani saya dan Tuhan Yesus memberkati kita semua…amin.

 

Saya akan menutup kesaksian ini dengan Firman Tuhan dari Yesaya 41:10

‘’Janganlah takut sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau  dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan”

 

Ketika menghadapi situasi genting, saat jalan seakan-akan buntu, percayalah kepada Tuhan maka kita pasti akan ditolong-Nya!