previous arrow
next arrow
Slider

penglihatan panggilan Tuhan kpd AnakNya terutama suami istri 11.03.2017 (CT)

Ini yang Tuhan katakan didalam hati saya.

Aku mengasihi engkau anak Ku.
Aku tidak ingin engkau terus menerus mengalami penderitaan.
Aku ingin engkau bahagia..
Aku tahu setiap masalah mu.
Aku tahu setiap kesusahan mu.
Tapi sering kali aku sulit untuk membantu.
Karena masih ada yang kau simpan didalam hati mu, tidak pernah kau lepaskan kepada-Ku.
Memberikan kebebasan kepada-Ku…
Aku sulit melakukan-Nya, karena itu engkau masih pegang.
Malam hari ini Aku ingin, engkau menyerahkannya dan tidak mengingatnya lagi.
Berikanlah kepada-Ku dan percayalah, maka Aku akan bertindak.
Percayalah hai anak Ku.
Jangan kau pikirkan lagi.. Jangan kau mengingat lagi.
Tapi belajarlah untuk berusaha melepaskannya dan itu tidak ada di hati mu.
Aku tahu itu sulit, Aku tahu itu susah, tapi Aku-lah yang memberikan kekuatan.
Kekuatan Ku lah yang memampukan engkau.
Tetaplah berharap kepada-Ku, Tetaplah meminta kepada-Ku.
Kekuatan Ku lah yang memampukan mu.
Maka engkau akan berjalan sesuai dengan iman mu.
Kau akan berjalan kedepan.
Melihat dan pandanglah kepada-Ku.
Aku menanti engkau di sana.
Aku melihat dari jauh hai anak-Ku.
Aku mengulurkan tangan-Ku supaya kau mencapai-Nya.
Tetaplah berjalan kedepan.
Aku berhenti supaya engkau mencapai Aku.
Supaya engkau bertemu dengan Ku.
Aku tidak berjalan sendiri, tapi Aku menunggu..Aku menunggu…
Aku menunggu didepan, dengan tangan-Nya.
Raihlah tangan-Ku, hai anak-Ku.
Aku mengharapkan-Nya, supaya engkau mencapai tangan-Ku.
Jangan kau melihat kebelakang, tetaplah berjalan terus kedepan.
Aku memperhatikan engkau, Aku memperhatikan langkah-langkah mu.
Percayalah-percayalah kepada-Ku.

Jalan itu sempit saudara, itu yang saya lihat hari ini.
Tuhan ada didepan dengan mata yang tertuju kepada kita saudara.
Dia menantikan kita saudara, Dia menunggu kita.
Dia tidak jalan sendiri kedepan, tapi Dia menunggu.
Supaya kita mencapai, supaya kita memegang tangan-Nya. Itu yang saya lihat.
Kau baik Tuhan, Kau tidak egois.