Slider
August 17, 2019

Sejarah Singkat Mahanaim

Di bulan September 2002 ketika saya sedang membaca Firman Tuhan, Tuhan berbicara melalui firmanNya untuk menggembalakan  orang orang yang saya kenal yang tidak bergereja dan terus berbicara sampai tiga kali dengan ayat Firman Tuhan yang berbeda tetapi walaupun begitu saya  minta Tuhan memberikan hati yang  mantap dan damai sejahtera sebab bagi saya mendirikan gereja bukan semudah mendirikan perusahaan jika ada masalah di perusahaan dengan mudah saya bisa bubarkan berbeda dengan mendirikan gereja karena tanggung jawabnya sangat besar bagi saya.

Proses Tuhan awal berbicara sampai saya punya keyakinan yang kuat bahwa ini Tuhan yang berbicara dan memang  kehendak Dia untuk saya membuka gereja dibutuhkan waktu 3 bulan yaitu di akhir bulan November 2002 kemudian saya mengambil keputusan untuk memulai kebaktian di awal tahun yaitu 5 Januari 2003 di rumah kontrakan saya.

Kebaktian pertama di hadiri dengan +/- 15 orang dan dengan hanya bermodalkan gitar dan saat penyembahan di naikkan saat itulah saya merasakan hadirat Tuhan dan itu membuat hati saya semakin mempercayai Tuhan bahwa hadiratNya membuktikan bahwa Dia berkenan atas permulaan ini.

Setelah 4 bulan kami memulai Tuhan berbicara kepada saya untuk mencari tempat lain untuk kebaktian. Saya mencoba mencari ruko dan mendapatkan ruko yang bisa disewa tetapi kami tidak mempunyai uang itu karena kami hanya segelintir anak muda yang kuliah, sekolah dan yang kerja hanya 2 orang . Tetapi ketika saya lapor ke Tuhan bahwa kami tidak punya kemampuan untuk membayar uang sewanya Tuhan berbicara melalui FirmanNYa yaitu ‘ Aku yang akan berperang bagimu ‘.

Dengan membawa perkataan Tuhan itu saya memberanikan diri bernegosiasi untuk menawar biaya sewa dengan pemilik dan akhirnya nilai biaya sewa Rp 17,5 juta yang bisa dicicil selama 3x, cicilan pertama langsung dibayar dan sisanya kami dapat dengan cara menyewakan lantai satu dimana ruangan kebaktian kami gunakan di lantai 2. Mulailah kami membeli alat alat musik lain dengan uang seadanya untuk kebaktian.

Demikianlah kami menyewa ruko tersebut selama 7 tahun dan di tahun 2010 kami bisa membeli ruko serta merenovasinya  tanpa pinjaman atau berhutang dengan siapapun. Tuhan yang membentuk Mahanaim sehingga Dia yang akan bertanggung jawab untuk setiap kebutuhan Mahanaim karena kami tidak punya satu pun sponsor atau orang kaya yang mensupport kami karena Tuhanlah yang menjadi Jehova Jireh sampai kami bisa merenovasi ruko menjadi 3 lantai tanpa kami harus meminta bantuan dengan siapapun. Tuhan yang menggerakkan orang yang pernah kami layani untuk memberi padahal secara pribadi saya sebagai gembala tidak pernah meminta atau memberitahukan kebutuhan kami.

Demikian sejarah singkat kami dan bagaimana visi yang Tuhan bentuk di Mahanaim adalah hal yang luar biasa yang akan saya ceritakan di artikel lain.

Allah yang membentuk Mahanaim maka Allah sendiri yang akan selalu ada untuk berperang bagi kami. Amin.