previous arrow
next arrow
Slider

ROH KUDUS

Roh Kudus adalah Pribadi Ketiga dari Tritunggal, kita akan pelajari Pribadi yang luar biasa ini
yang diberikan oleh Allah Bapa kepada setiap orang percaya kepada Tuhan Yesus tetapi banyak orang
kristen tidak menyadari keberadaan dari Roh Kudus.

A. Roh Kudus Adalah Materai Bagi Orang Percaya (Ef 1:13-14).

Manusia ketika diciptakan oleh Tuhan bersifat kudus dan mulia karena diciptakan serupa dan
segambar dengan Allah tetapi ketika manusia jatuh dalam dosa kekudusan tidak bisa menyatu, gelap
dan terang tidak bisa bersatu akibatnya kemuliaan Allah yang sebelumnya ada di dalam diri manusia
ditarik kembali sehingga manusia menjadi makhluk miskin tanpa mempunyai sinar kemuliaan Tuhan
(roh manusia menjadi terlihat abu2 tdk bersinar) dan akibat dosa ini manusia mempunyai
kecenderungan untuk berbuat jahat karena tidak ada yang kudus untuk mencegahnya (Rom 3:23, Kej
8:21).

Allah ingin mengembalikan kemuliaanNya kepada manusia dan Dia mengutus Tuhan Yesus
untuk menebus dosa-dosa manusia sebab kemuliaanNya bisa masuk kembali ke manusia jika manusia
itu diampuni dosanya dan dikuduskan. Setelah manusia itu percaya dan bertobat serta dosa-dosanya
diampuni maka Allah mengembalikan kemuliaanNya kepada manusia dengan cara memberi Roh yang
Kudus sebab Roh Kudus itu adalah kemuliaan Allah Bapa. Orang kristen sebetulnya adalah orang
yang dipenuhi dengan kemuliaan Allah artinya dasar penciptaan awal terhadap Adam adalah seperti
Allah artinya di dalam diri orang percaya ada sifat Allah yang diturunkan melalui Roh Kudus.

Roh Kudus yang keluar dari Bapa (Yoh 15:26) adalah Roh yang menyertai setiap orang
percaya untuk memampukan orang kristen untuk menguduskan dirinya hari demi hari dari segala roh
pemberontakan yang ada di dalam daging orang kristen sebab di dalam daging manusia ada roh
pemberontakan yang membuat manusia selalu melawan perkataan Tuhan. Paulus menyatakan hal ini
di dalam Roma 7:21-26 dan di jawab di dalam Roma 8:1-2, dikatakan Roh yang sanggup
membebaskan dari hukum dosa dan hukum maut.

Roh Kudus yang ada di dalam orang kristen seringkali diabaikan, tidak dihargai, tidak diajak
bicara dan tidak diberi kebebasan untuk menolong, memimpin ke dalam kebenaran Allah (Yoh 14:26,
16:13). Allah tahu bahwa manusia tidak bisa hidup dalam kebenaran oleh karena itu Ia mengutus Roh Kudus sebab hanya dengan Roh Kudus seseorang dapat diberi kekuatan untuk tidak terbawa oleh
kekuatan setan yang akan selalu membawa kehancuran dalam hidup mereka.

B. Bahasa Roh Tanda Seseorang Dipenuhi Roh Kudus

Seseorang yang dipenuhi Roh Kudus diberi tanda dengan bahasa Roh agar ketika mereka tidak
bisa berdoa dengan bahasa manusia yang terbatas mereka dapat menggunakan bahasa Roh tetapi
bukan berarti orang yang belum berbahasa Roh tidak ada Roh Kudusnya. Ini sebetulnya adalah proses
pertumbuhan sebab dengan baptisan Roh Kudus ini membuat kuasa Roh Kudus semakin kuat tetapi
bukan berarti orang yang sudah berbahasa Roh orang itu kudus dan dewasa sebab banyak orang
kristen yang berbahasa Roh masih hidup di dalam dosa ataupun kedagingan.

Kita harus mempunyai kesadaran akan kebutuhan Roh Kudus untuk Dia membersihkan hal-hal
yang masih menguasai hidup kita yang sering bertentangan akan Firman Tuhan. Ketika kita diberi
pengertian atau teguran akan adanya kejahatan di dalam diri kita, maka kita dengan cepat meresponi
dengan sungguh-sungguh untuk Roh Kudus mengambil kejahatan di dalam diri kita.

Kesadaran dan kemauan untuk dibersihkan sangat menentukan Roh Kudus itu bekerja sebab
Dia tidak mau memaksakan kehendakNya tetapi Dia akan memberitahukan jika ada sesuatu yang salah
supaya orang itu mau melepaskan yang jahat tetapi kalau orang itu masih menyukai kejahatan Dia
akan berduka bahkan kalau tetap hidup dalam kejahatan Roh Kudus tidak bisa menyatu dengan
kegelapan sehingga Diapun menjauh tetapi tidak meninggalkan orang itu kecuali orang itu murtad.

Kesadaran akan Roh Kudus yang kuat akan membawa kita kepada kehidupan yang
menyenangkan tetapi kesadaran akan selalu keinginan dosa akan membawa maut yang
menghancurkan kita dan itu menyenangkan setan. Jadi pilihan ada di kita bukan di Roh Kudus :
Kehidupan atau Kematian.