previous arrow
next arrow
Slider

PEPERANGAN ROHANI

A. Asal Mula Peperangan Rohani

Sejak kejatuhan manusia dalam dosa pada saat itu juga manusia sebenarnya menghadapi
peperangan roh dengan iblis yang menguasai dunia. Pada awal penciptaan Adam diberi kuasa
yang besar sedangkan iblis tidak mempunyai kuasa akan tetapi iblis mempunyai kelicikan untuk
dapat menjatuhkan manusia dan dengan mengikuti godaan iblis Adam kalah dalam pertarungan
ketaatan mengakibatkan otoritas Adam direbut oleh iblis sehingga dunia yang tadi dikuasai oleh
Adam sekarang diambil oleh iblis dan membuat iblis menjadi penguasa dunia.

Sejak kejatuhan manusia, manusia menjadi berdosa dan iblis bekerja kalau ada dosa.
Akibat manusia berdosa hal ini membuat iblis mempunyai jalan untuk menguasai manusia. Iblis
menjadi berkuasa atas hidup manusia sehingga iblis begitu leluasanya bertindak untuk
menghancurkan manusia. Iblis dari mulanya mempunyai sifat yang penuh dengan kejahatan
sehingga ketika dia menguasai manusia, manusia menjadi seperti iblis yang penuh dengan
kejahatan akibatnya manusia mempunyai kecenderungan untuk berbuat jahat (Kej 6:5).

B. Benih-Benih Dosa Manusia

Iblis bekerja di dalam diri manusia dengan memberikan benih-benih dosa sehingga
manusia akan selalu memberontak atau melawan Tuhan dengan tidak mengikuti kebenaran. Dosa
dalam daging manusia ini yang membuat iblis mempunyai jalan untuk bermanefestasi. Manusia
yang dikuasai oleh iblis akan bertindak seperti dia bertindak atau menjadi serupa dengan dia dan
iblis akan berusaha untuk menguasai orang itu sampai orang itu mati sebab tujuan iblis adalah
membawa manusia kepada dia dan tinggal bersamanya di neraka.

Dosa yang ada dalam daging manusia adalah kejahatan di tubuh manusia, seseorang tidak
bisa sepenuhnya mengikuti kebenaran selama dia tidak membuang segala benih dosa itu. Hal ini
dikatakan oleh Paulus di Rom 7:21-26, akibatnya dosa di dalam tubuh akan terangsang untuk
berdosa jika ada rangsangan dari luar sehingga manusia menjadi mudah berbuat dosa akibat dua
pihak yang ada di dalam dan di luar tubuh.

Akibat dosa membuat seseorang menjadi terbuka untuk roh jahat masuk dalam hidupnya
sehingga kehidupannya di kuasai oleh roh jahat itu atau hal-hal yang jahat masuk di dalam orang tersebut. Orang yang dikuasai oleh roh jahat kehidupannya akan terdapat hal-hal yang jahat
seperti penyakit, kegagalan, perceraian, gila, stess, dll.

Iblis itu roh dan anak buahnyapun berbentuk roh sedangkan manusia berbentuk daging
dan karena berbentuk roh, manusia yang hanya bisa melihat secara fisik tidak bisa melihat roh.
Iblis ketika ingin menguasai manusia dia mempunyai banyak cara seperti membangkitkan dosa,
panah-panah secara roh untuk mencelakakan (roh jahat). Orang yang dikuasai oleh roh jahat
kehidupannya akan banyak mengalami kesulitan dan keterikatan yang membuat hidupnya tidak
bisa berkemenangan.

C. Peperangan Rohani yang sebenarnya

Kita sekarang mengerti bahwa yang kita hadapi adalah dosa atau roh jahat yang
menguasai seseorang bukan orang itu sendiri kalau kita mengerti apa yang kita hadapi maka kita
juga akan mengerti bagaimana cara menghadapinya.

Persoalan yang dihadapi manusia adalah dosa serta roh jahat artinya kalau kita bisa
menyingkirkan semua hal-hal dosa di dalam hidup kita serta pengaruh roh jahatnya maka kita
akan mengalami pembebasan dari setiap kejahatan. Peperangan rohani sebenarnya adalah
menghancurkan kuasa gelap yang menguasai hidup kita, keluarga, usaha, pekerjaan, pelayanan,
gereja, dll. Hanya Yesus yang sanggup menghancurkan kuasa gelap karena Dia menang saat
pertandingan ketaatan dan Dia bangkit serta mengambil kuasa Adam yang di ambil oleh iblis.