previous arrow
next arrow
Slider

PEPERANGAN ROHANI 3

Pelayanan seperti khotbah, mendoakan orang sakit atau orang bermasalah dan apapun bentuknya sebenarnya kita sedang menghadapi roh-roh yang mungkin menguasai seseorang bisa di jiwa atau rohnya. Karena kita menghadapi roh jahat berarti kita sedang berada di dalam medan peperangan. Kita sedang bertarung mengadu kekuatan dengan roh jahat, untuk mengalahkannya kita harus benar-benar siap dan mempunyai kekuatan yang lebih besar, oleh karena itu kita harus mempersiapkan berbagai hal supaya peperangan kita bisa menangkan dan tidak terluka. Persiapannya adalah sebagai berikut:

  1. Peperangan membutuhkan tubuh yang kuat dan sehat, jadi kalau lagi sakit atau badan tidak enak lebih jangan ikut mendoakan sebab di dalam peperangan roh jahat akan melemparkan senjatanya kalau tubuh lemah tidak ada daya tahan maka senjata itu bisa mengenai tubuh sehingga setelah mendoakan orang kita bisa sakit. Urapan kuat tapi tubuh sedang lemah akan tetap beresiko sebab urapan membutuhkan tubuh yang kuat apalagi jika urapan lemah tubuh lemah roh jahat mudah mengalahkannya. Tuhan membutuhkan tubuh kita untuk bekerja oleh karena itu tubuh harus di pelihara baik2. Peperangan membutuhkan urapan atau kekuatan Tuhan oleh karena itu kita harus sadar dan minta Tuhan menilai apakah kekuatan yang dimiliki cukup kuat untuk melawan roh jahat kalau belum jangan lakukan, segala sesuatu dibutuhkan hikmat dari Tuhan jangan sembrono mungkin dibutuhkan puasa terlebih dulu sebelum berperang. Urapan harus ada di dalam diri kita kalau urapan itu tidak ada atau lemah atau kurang besar kekuatannya dari roh jahat, itu sangat berbahaya
    dan bisa celaka.
  2. Peperangan membutuhkan urapan atau kekuatan Tuhan oleh karena itu kita harus sadar dan minta Tuhan menilai apakah kekuatan yang dimiliki cukup kuat untuk melawan roh jahat kalau belum jangan lakukan, segala sesuatu dibutuhkan hikmat dari Tuhan jangan sembrono mungkin dibutuhkan puasa terlebih dulu sebelum perang. Urapan harus ada di dalam diri kita kalau urapan itu tidak ada atau lemah atau kurang besar kekuatannya dari roh jahat, itu sangat berbahaya bisa celaka.
  3. Peperangan membutuhkan pengetahuan yang cukup jangan asal perang tapi tidak ngerti apa-apa, roh jahat itu tidak terlihat karena berupa roh, setan bisa lihat kita tapi kita tidak bisa lihat dia, oleh karena itu pengetahuan serta pimpinan Tuhan harus kuat kalau tidak bisa berbahaya. Pengetahuan adalah mengenal siapa roh jahat yang kita hadapi, kekuatannya, dll setelah mengetahuinya kita baru tahu bagaimana cara menghadapinya sebab ada roh jahat yang kuat dan yang lemah kalau yang kuat kita harus lebih berhati-hati kalau yang lemah kita bisa hancurkan dengan mudah.
  4. Peperangan membutuhkan perlengkapan senjata Allah (Ef 6:13) tanpa perlengkapan perang berarti tidak ada perlindungan di tubuh dan tanpa senjata bagaimana kita bisa melawan setan. Perlengkapan senjata ini merupakan pemberian Allah untuk kita berperang oleh karena itu kita perlu minta perlengkapan senjata perang sebelum perang. Perlengkapan ini dapat diganti oleh Allah oleh karena kesetiaan kita ataupun karena musuh yang akan dihadapi dibutuhkan senjata tertentu. Allah kita yang akan memperlengkapi seluruh tubuh kita saat kita berperang, bentuknya seperti baju perang dengan perlindungan di seluruh tubuh dengan senjata yang berbeda-beda tiap orangnya sesuai dengan pemberian Tuhan.
  5. Buat perlindungan terlebih dahulu sebelum perang dengan cara berdoa seperti ini,” Aku membuat perlindungan atas diriku, keluargaku, harta bendaku, Tuhan jagai kami semua , di dalam nama Yesus. Perlindungan itu membuat setan tidak bisa melakukan apapun jika keluarga kita ada di rumah sebab bisa saja ketika kita pelayanan setan mencobai keluarga kita di rumah.
  6. Hati dan pikiran dalam keadaan tenang dan siap untuk berperang, tidak boleh ada masalah menguasai hati dan pikiran kita sebab itu bisa menjadi celah setan mengerjai kita, peperangan harus siap secara mental maupun fisik, tidak boleh lengah semua harus dalam keadaan siap sedia kalau tidak siap akan membahayakan diri sendiri maupun tim dan lebih baik tidak ikut perang kalau capek atau bermasalah.
  7. Peperangan membutuhkan tim tidak ada orang berperang sendiri tanpa ada teman atau tim oleh karena tim akan saling menjaga,menolong, dan dibutuhkan di dalam tim seorang  pelihat agar bisa mengetahui keadaan yang terjadi di alam roh dan pemimpin bisa tahu apa yang harus dilakukannya.

Kalau kita  melakukan setiap persiapan ini kita tidak akan mengalami kecelakaan atau kekalahan sebab Allah tidak mungkin menyuruh berperang tetapi kalah atau terluka kalau itu terjadi bukan kesalahan Tuhan tetapi ketidakmengertian manusia.