previous arrow
next arrow
Slider

Foto menjadi alat kesembuhan

Kesaksianku ini aku tulis dengan benar seperti yang kami alami.

Anak aku kedua seorang gadis berumur 22 th dan sedang dalam pendidikan di perguruan
tinggi di Vancouver. Dia mulai berada di vancouver tepatnya bulan Agustus 2006. Sewaktu
masih tinggal bersama kami di indonesia dan 1,5 th pertama tinggal di Vancouver,dia tidak ada
masalah. Dia seorang yang sangat senang dengan tarian2 , baik tarian modern maupun tarian
tradisional indonesia. Selama di indonesia, dia sering pentas menari baik tarian modern maupun
tradisional. Sejak 2,5 th yang lalu anak kami mulai berubah menjadi anak yang tidak suka cita,
bahkan kami merasakan hubungan kami tidak seperti biasanya,dia cenderung menyalahkan dan
tidak bersahabat dengan kami. Tapi kami tidak tahu apa yang terjadi, karena jika kami tanya
selalu dia menjawab tidak ada masalah.

Didalam pendidikannya dia tidak bermasalah, semua nilai yang didapatkan boleh
dikatakan cukup baik. Puncaknya adalah 1,5 tahun yang lalu, dimana dia memberitahukan kami
bahwa dia sudah capai untuk hidup, Sesuai pengakuan dia, bahwa dia terkena penyakit bullimia
dan anorexia, meskipun saat itu kondisi tubuhnya belum terjadi penurunan berat badan yang
dratis. Dimana dia sudah tidak bisa mengontrol dirinya sendiri, bahkan dia malah di kontrol oleh
penyakitnya tersebut.

Singkatnya kami bawa ke indonesia utk terapi ke phsykolog maupun physiater, tetapi
tidak pernah ada kesembuhan, kebiasaan makan banyak dan memuntahkan semakin sering
dilakukan. Setelah masa liburnya habis, dia kembali lagi ke Vancouver utk melanjutkan
pendidikannya, sesampai di Vancouver kebiasaan jeleknya semakin tidak terkontrol, sampai
pernah di infus karena nutrisi didalam tubuhnya drop dan berat badannya turun dratis sampai
mencapai hanya tinggal 33-34 kg, akibat kondisi seperti ini dia mulai mendapatkan perawatan di
Vancouver sambil tetap menjalani pendidikan.

Dengan adanya penyakit kejiwaan ini, kami berusaha mempelajari dan melakukan
pertemuan dengan phsykolog, memang tanda2 kelakuan seseorang yang menderita sakit
Bullimia & anorexia seperti apa yang terjadi pada anak kami. Semakin hari , dia juga tidak mau
ke gereja ataupun berdoa,dan dia mengatakan bahwa Tuhan sudah tidak mau menyembuhkan
dia, dia sudah berdoa tetapi kenapa Tuhan diam saja ? Akhirnya dia membenci Tuhan Yesus dan
tidak lagi bersekutu dengan Tuhan Yesus.

Kami sudah tidak tahu harus bagaimana,tetapi kami tetap monitor dengan ketat segala
tindakan dia, kadang-kadang anakku seperti anakku sebelum dia sakit, penuh sukacita, kasih
kepada kami, tetapi itu hanya ber langsung paling lama 1/4 jam saja, tiba2 seperti orang tersentak
kemudian meninggalkan kami dengan tiba-tiba berubah seperti orang marah.

Kami sudah lama mencari apa penyebabnya,tetapi kami tidak berani berpikir bahwa dia
kena kuasa gelap, kami pikir kog sebagai orang kristen sampai berpikir anaknya sakit karena
kena kuasa gelap. Terakhir bulan desember 2010 kami memang cuti kerja dan sengaja datang di
vancouver untuk memonitor dan mencari tahu bagaimana jalan keluarnya untuk pengobatan
anakku, kami putuskan untuk pengobatan yang benar-benar rutin , ditangani serius oleh team
dokter yang khusus penyakit dia dan kami ikut terlibat didalam terapi ini.

Diwaktu kami mengantar dia menemui dokter-dokternya, kami melihat di blok khusus
penderita seperti anak saya, kami merasakan ada perbedaan antara pasien yang dirawat dengan
kondisi anak kami. Secara bentuk fisik sama, kurus sekali tinggal kulit pembungkus tulang
saja,yang ada perbedaan adalah pada sinar muka dan kekuatannya, mereka yang dirawat
mempunyai fisik sangat lemah jalanpun susah, tetapi anak kami fisiknya ( dalam arti kekuatan
dan sinar mukanya ) masih seperti orang sehat, bahkan secara kekuatan melebihi seorang gadis
yang sehat seusia anakku. Kecurigaan kami semakin besar, apakah ada kuasa gelap yang
mempengaruhi hidup anakku ????

Semakin hari semakin jelek kondisi anak kami saat perawatan jalan, sempat dia minta
didoakan pelepasan. Karena dia sendiri minta didoakan pelepasan, maka kami menghubungi
salah satu hamba Tuhan di gereja yang kami pergi setiap hari minggunya selama kami berada di
Vancouver, setelah didoakan oleh salah satu hamba Tuhan, ada perubahan dari anak saya, dia
mulai mau membaca firman Tuhan dan berdoa.

Tetapi bersamaan dengan kemajuan di bidang rohaninya, dibidang fisik dan kejiwaannya
semakin memburuk, dia semakin tidak terkontrol saat makan dengan memuntahkan makanannya
serta emosinya semakin sering marah-marah tanpa sebab. Waktu saya tegur dia mengapa
memuntahkan makanan terus, dia mengatakan bahwa semakin dia baca firman dan berdoa
kepada Tuhan, dada dia terasa sakit dan kepala bagian belakang terasa di tusuk-tusuk , dia
semakin marah dengan Tuhan.

Karena itu sewaktu di monitor terus oleh dokter, kondisi dia semakin memburuk dan
diputuskan untuk dirawat d irumah sakit. Didalam perawatan di rumah sakit ini lah Tuhan
memberikan mujizat yang luar biasa kepada kami, khususnya anak aku.

Waktu masuk rumah sakit detak jantung bergerak hanya berkisar 35 – 47, berat tubuhnya
tinggal 32,8 kg, semua nutrisi didalam tubuhnya kacau balau, jantungnya terjadi pembengkakan,
ginjalnya mulai terpengaruh, dehidrasi yang kritis. Tetapi anehnya secara sinar muka dan
kekuatan anakku masih seperti orang sehat dan tidak sakit.

Kejadian aneh mulai terjadi, Slang sondeg yang dimasukkan ke dalam lambung nya ,baru
bisa tepat ditempatnya setelah 3 x dilakukan, dan sewaktu sling didalam slang sondeg itu ditarik
keluar, terjadi hal yang tidak pernah terjadi di rumah sakit itu, bahwa sling itu tidak bisa ditarik
keluar, seakan akan nyangkut didalam! Kami berdoa sampai beberapa kali dan 2 dokter berganti
mencoba menarik keluar sling itu, tetapi tidak bisa. Saya tidak tahu tiba-tiba aku berdiri dan
dengan yakin terus aku pegang slang itu sambil mengucapkan atas nama Bapa, Putra dan Roh
Kudus, semua kuasa gelap yang berada di dalam tubuh , jiwa dan roh anakku keluar dan jangan
mengganggu pengobatan ini, terus aku duduk kembali,dan sewaktu dokter masuk lagi ke dalam
kamar dan menarik sling itu , mujizat terjadi dengan mudah sling itu tercabut ( memang
seharusnya dengan mudah sling itu dicabut dan tidak mungkin bisa nyangkut ).

Dokter yang bertanggung jawab mengatakan bahwa anak aku harus di rawat 3-4 minggu
hanya untuk menaikkan berat tubuhnya dan menstabilkan kembali nutrisi didalam tubuhnya,
selama di RS dijaga 24 jam dijaga ketat di sisi tempat tidurnya oleh perawat. Kami selalu berdoa
dan berdoa memohon pertolongan Tuhan, akan kesembuhan anak kami, setelah dia dikurangi
obat tidurnya, dia mulai memberontak tidak mau dirawat di rumah sakit, dia merasakan seperti
dipenjara, dsbnya.

Karena di infus dan di sondeg dengan high protein dan cairan untuk tubuhnya, maka
berat badan semu dia naik menjadi 41 kg ( bukan berat badan sebenarnya, bisa naik dikarena
infus cairan didalam tubuhnya ), Setelah dia tahu beratnya naik dia marah sekali, bahkan dokter
juga dimarahin, dia mau tuntut rumah sakit karena beratnya sampai lebih dari 40 kg tidak sesuai
janji dokter-dokternya.

Kepada kami pun dia marah-marah bahkan sempat kami diusir dan tidak mau melihat
kami disamping dia. Ini terjadi pada hari ke lima setelah dia dirawat , selama dirawat dia hanya
mau makan buah dan yogourt, makanan lain tidak pernah di sentuh, termasuk skim milk. Pada
malam hari waktu Vancouver tgl 8 Feb 2011, aku sedang buka komputer dan kebetulan ada
teman aku yang online juga, aku ceriterakan semua kejadian kepada dia, dan aku minta didoakan
oleh teman aku, dia langsung menghubungi hamba Tuhan Bapak PendetaThen Rudy di Jakarta
yang waktu itu Pendeta Then Rudy dalam perjalanan bersama team nya menuju ke Bandung
untuk pelayanan.

Saat itu Pendeta Then Rudy bersedia untuk mendoakan anakku dan dia minta nama dan
foto anak aku, langsung aku kirimkan melalui email dan diterima di Ponsel BlackBerry Pendeta
Then Rudy dan langsung didoakan didalam mobil bersama team nya. 10 menit kemudian di
Ponselku Pendeta Then Rudy mengatakan bahwa dibelakang anakku ada 1 kuasa gelap dan
didalam perutnya ada kuasa gelap juga, dan oleh kuasa Tuhan semua sudah di hancurkan,
beberapa hari pasti mujizat Tuhan akan terjadi, saat itu adalah pukul 01.10 malam waktu
Vancouver.

Besoknya sewaktu kami menengok anak aku, dia masih marah kepada kami, tetapi
setelah kami ajak bicara baik-baik, dia tiba-tiba menangis dan memeluk kami, kami hanya
berdoa dalam hati, memohon urapan Tuhan. Ini adalah mujizat kedua, setelah menangisnya
redah dan sudah tidak menangis, kami tanya kog slang sondeg tidak diisi makanan lagi, dia
mengatakan slang sondeg nya tersumbat tadi malam !!!!!!!!!!!!!!!!!! siang itu kebetulan
makanan disediakan untuk anakku adalah nasi, ikan dsbnya, anakku makan dengan lahap tidak
seperti biasanya memilih makanan yang dia sukai saja, dia makan dengan suka cita dan habis
semuanya dalam waktu normal seperti pada umumnya kita, sorenya slang sondeg dicabut.

Dari setelah dia berhenti menangis sampai kami pulang malam hari , sifatnya sudah
kembali seperti anak kami sebelum dia sakit, sejak 2,5 tahun yang lalu dia tidak pernah makan
nasi dan lauk spt itu, tapi pada hari itu dia bisa melakukan dengan sukacita !!!!!!!!! Besoknya,
dia lebih sukacita dan benar2 berubah 180 derajat, menjadi anakku yang sebelum sakit !!!!!! 3
hari setelah didoakan itu infusnya di cabut dan dia dinyatakan oleh dokter internis, maupun
dokter jantung dan Physkiater, semuanya sudah normal baik secara kejiwaan, nutrisi , maupun
jantung serta ginjalnya !!!!!!!!!!

Sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit ,tetapi yang berhak memutuskan ada dokter
khusus penyakit bullimia dan anorexia, maka menunggu keputusan nya, kami bertanya kepada
dokter tersebut,dia juga bicara anakmu sudah tidak apa-apa lagi , tapi dokter itu katakan akan
mengundurkan kepulangannya untuk melihat bagaimana perkembangan sebenarnya. Akhirnya
tgl 15 sore hari dia diperbolehkan pulang, meskipun masih ada pembengkakan di perut dan
kakinya akibat infus cairan yg diberikan ke dia, tetapi saat saya menulis kesaksian ini, semua
pembengkakan nya sudah hilang, begitu pulang dia sudah melakukan kegiatan rutinnya dan
penuh suka cita, serta tidak ada masalah dengan makanannya.

Memang kadang dia mengatakan masih merasakan ketakutan, bahkan kadang-kadang
masih seperti kebingungan , Kami percaya dan tetap berdoa dan memohon doa dari teman
semua, meminta Tuhan membentengin dia dengan kuasa darahnya, agar kuasa2 gelap tidak
masuk kembali.

Kuasa doa, kuasa Tuhan Yesus tidak terbatas, antar benua kuasa Tuhan Yesus tetap
dahsyat, jika Tuhan Yesus mau bekerja dan kita senantiasa percaya, kesembuhan tidak
perlu melalui proses !!!!!!! tetapi langsung saat itu juga !!!!!!

Kuasa doa, kuasa Tuhan Yesus tidak terbatas, antar benua kuasa Tuhan Yesus tetap
dahsyat, jika Tuhan Yesus mau bekerja dan kita senantiasa percaya, kesembuhan tidak
perlu melalui proses !!!!!!! tetapi langsung saat itu juga !!!!!!

Amin ,terima kasih Tuhan Yesus atas segala pertolongan yang Engkau berikan kepada
keluarga kami. Semoga kesaksian ini dapat menguatkan iman dari semua rekan2 semuanya.

Iwan. M

NB:

Seperti tertulis di atas kami mendoakan di mobil melalui foto dari email yg kami terima, pada
waktu kami melihat foto tersebut saya merasakan ada roh jahat yang berada di belakangnya yaitu roh
maut kemudian kami hancurkan saat itu juga dan saya balas email dengan mengatakan bahwa ada
kuasa gelap yang membuat penyakit ini terjadi dan minta dia berharap kepada Tuhan untuk
kesembuhan anaknya.

Saya tidak mengatakan bahwa roh jahat itu adalah roh maut supaya dia tidak menjadi kuatir
sebab di dalam pengalaman kami melayani, kalau ada roh maut di dalam tubuh seseorang berarti orang
itu keadaannya sudah parah dan menunggu waktu roh maut itu mencabut nyawa orang itu, tetapi puji
Tuhan hal itu tidak terjadi, roh maut itu memang mau mengambil nyawa dari anaknya pak Musa tetapi
kehendak Tuhan anak itu harus dibebaskan dari kuasa maut tersebut.

Setelah menghancurkan roh maut itu kuasa Tuhan langsung bekerja cepat menyembuhkan
tubuh dari anak tersebut, dari pengalaman kami melayani kuasa Tuhan bekerja cepat atau tidak
seringkali tergantung dari doa dari salah satu keluarga yang terdekat dan bagaimana kehidupan dari
keluarga tersebut. Anak perempuannya masih belum menikah, jadi anak ini masih di bawah tanggung
jawab dari orang tua, oleh karena itu doa dan kehidupan yang benar dari orang tua yang akan
mempercepat kesembuhan itu terjadi, hukum tabur dan tuai tetap berlaku kalau orang tua menabur
yang jahat maka Tuhan kesulitan untuk menyalurkan kuasa itu sebab tubuh orang tua itu kotor sehingga
kuasa Tuhan menjadi terhalang tetapi jika kehidupan orang itu benar maka Tuhan mudah menyalurkan
kuasaNya karena salurannya bersih dan tidak ada penghalang.

Kami hamba Tuhan hanya orang luar, kami hanya bisa menghancurkan kuasa gelap dan
mengalirkan kuasa kesembuhan tetapi bagaimana kuasa itu bisa bekerja dengan tuntas itu tergantung
dari kehidupan keluarga itu sendiri dan tiang doa yang ada di dalam keluarga itu. Kalau itu yang
bermasalah adalah suami maka dibutuhkan doa istri, demikian sebaliknya. Kuasa itu bekerja karena ada
iman di dalam keluarga itu tanpa itu walaupun kuasa kesembuhan sangat kuat di dalam hamba Tuhan,
kesembuhan tidak bisa terjadi, harus ada kerjasama antara yang sakit/bermasalah dengan Tuhan.

Tuhan sanggup menyembuhkan dan membereskan setiap masalah kita asal kita tahu akar
masalah dari masalah yang terjadi, oleh karena itu mintalah hikmat maka Tuhan akan memberitahukan
akarnya dan pemecahannya. Tuhan itu penuh kuasa, percayalah kepadaNya. Amin

Di dalam dunia roh tidak ada batasan jarak maupun waktu kalau kita mengerti hal ini maka kita
punya pengharapan yang besar kepada Tuhan, yang penting waktu kita doakan kita harus kena sasaran,
kita minta pak Musa foto karena lebih mudah ke sasaran dibandingkan hanya dengan nama saja karena
nama bisa sama dengan orang lain atau bisa juga nama ditambah tanggal lahirnya agar arah doa menjadi
jelas.

Kalau kita mau lebih memperdalam lagi mengenai dunia roh maka kita akan melihat hal-hal yang
luar biasa akan kuasa Tuhan, banyak sekali pengalaman demi pengalaman yang kami alami di dalam
pelayanan roh seperti ini.TRH